Ribuan Masyarakat Siak Gelar Aksi Damai Dukung Jembatan Siak
SIAK - Ribuan masyarakat Kabupaten Siak menggelar aksi damai dengan menggelar spanduk sepanjang 100 meter yang dibubuhi tanda tangan, mendukung Pemkab Siak melanjutkan pembangunan jembatan Siak yang mencapai 75 persen, Senin (16/5) di depan Istana Siak.
Dari pantauan wartawan di lapangan, Wakil Bupati Siak, H Syamsuar, MSi ikut membubuhi tandatangan di spanduk sepanjang 100 meter yang diikuti jajaran pemkab dan ribuan masyarakat Siak.
Syamsuar mengatakan, ini merupakan kepedulian masyarakat Kabupaten Siak yang selama ini turut merasakan betapa pentingnya jembatan Siak bagi masyarakat, sehingga kepedulian yang dilakukan ini sangat membantu Pemkab Siak dalam upaya melanjutkan terus terhadap pembangunan jembatan Siak. "Aksi ini sudah merupakan aksi yang dilakukan kesekian kalinya, tentunya kita sebagai pemerintah terus mengakomodir keinginan dari masyarakat Kabupaten Siak, sementara Pemkab Siak saat ini telah memberikan kepada Mahkamah Agung karena permasalahan jembatan Siak sudah berada di Mahkamah Agung dan kita tinggal menunggu hasilnya," jelasnya.
Sementara itu, koordinator aksi kesatuan masyarakat, Wan Abu Bakar mengatakan, masyarakat Kabupaten Siak sangat mengharapkan pembangunan jembatan Siak disetujui atau tidak disetujui oleh pemerintah pusat, harus tetap jadi karena jembatan Siak ini merupakan kebutuhan bagi masyarakat Siak bukan kebutuhan pemerintah pusat.
"Tandatangan ini nantinya akan kami bawa ke DPRD Pekanbaru dan Wako Pekanbaru, agar mereka tahu yang menginginkan jembatan tersebut adalah seluruh masyarakat Siak dan Riau pada umumnya," jelasnya.
gan Jadi Provokator
Sementara itu, tokoh pemuda Siak, Syamsir meminta, Walikota Pekanbaru dan Ketua DPRD Pekanbaru untuk tidak memprovokatori warganya untuk menolak pembangunan jembatan Siak. "Masalah pembangunan jembatan Siak bukan urusan dari Pemko Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru," jelasnya, Senin (16/5).
Dikatakannya, sampai saat ini warga Pekanbaru yang tergabung dalam beberapa ormas mendukung realiasi pembangunan jembatan Siak. Namun pihak pemerintah (Walikota) dan DPRD Pekanbaru tidak mendukungnya.
Menurutnya, masalah ketinggian jembatan yang ditetapkan oleh Pemda Siak ini sudah mendapat persetujuan sejak Gubernur Riau lama, Saleh Djasit, SH sampai dengan Gubernur sekarang ini. "Tapi kenapa Pemko Pekanbaru bersikeras mengatakan keberadaan jembatan ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, dari segi mana menilainya," jelasnya bertanya.
Untuk itu, dia minta Pemko Pekanbaru jangan hanya mementingkan nilai ekonomisnya saja, tapi bagaimana mendukung Pemkab Siak. Apalagi Pemda Siak punya niat baik terkait DAS Siak, termasuk abrasi yang cukup parah. "Jadi, jika bukan tugas dan kepentingan dari Wako dan DPRD Kota Pekanbaru, hendaknya mereka jangan memprovokatori," tandasnya. (rm54)
Dari pantauan wartawan di lapangan, Wakil Bupati Siak, H Syamsuar, MSi ikut membubuhi tandatangan di spanduk sepanjang 100 meter yang diikuti jajaran pemkab dan ribuan masyarakat Siak.
Syamsuar mengatakan, ini merupakan kepedulian masyarakat Kabupaten Siak yang selama ini turut merasakan betapa pentingnya jembatan Siak bagi masyarakat, sehingga kepedulian yang dilakukan ini sangat membantu Pemkab Siak dalam upaya melanjutkan terus terhadap pembangunan jembatan Siak. "Aksi ini sudah merupakan aksi yang dilakukan kesekian kalinya, tentunya kita sebagai pemerintah terus mengakomodir keinginan dari masyarakat Kabupaten Siak, sementara Pemkab Siak saat ini telah memberikan kepada Mahkamah Agung karena permasalahan jembatan Siak sudah berada di Mahkamah Agung dan kita tinggal menunggu hasilnya," jelasnya.
Sementara itu, koordinator aksi kesatuan masyarakat, Wan Abu Bakar mengatakan, masyarakat Kabupaten Siak sangat mengharapkan pembangunan jembatan Siak disetujui atau tidak disetujui oleh pemerintah pusat, harus tetap jadi karena jembatan Siak ini merupakan kebutuhan bagi masyarakat Siak bukan kebutuhan pemerintah pusat.
"Tandatangan ini nantinya akan kami bawa ke DPRD Pekanbaru dan Wako Pekanbaru, agar mereka tahu yang menginginkan jembatan tersebut adalah seluruh masyarakat Siak dan Riau pada umumnya," jelasnya.
gan Jadi Provokator
Sementara itu, tokoh pemuda Siak, Syamsir meminta, Walikota Pekanbaru dan Ketua DPRD Pekanbaru untuk tidak memprovokatori warganya untuk menolak pembangunan jembatan Siak. "Masalah pembangunan jembatan Siak bukan urusan dari Pemko Pekanbaru dan DPRD Kota Pekanbaru," jelasnya, Senin (16/5).
Dikatakannya, sampai saat ini warga Pekanbaru yang tergabung dalam beberapa ormas mendukung realiasi pembangunan jembatan Siak. Namun pihak pemerintah (Walikota) dan DPRD Pekanbaru tidak mendukungnya.
Menurutnya, masalah ketinggian jembatan yang ditetapkan oleh Pemda Siak ini sudah mendapat persetujuan sejak Gubernur Riau lama, Saleh Djasit, SH sampai dengan Gubernur sekarang ini. "Tapi kenapa Pemko Pekanbaru bersikeras mengatakan keberadaan jembatan ini dapat menghambat pertumbuhan ekonomi, dari segi mana menilainya," jelasnya bertanya.
Untuk itu, dia minta Pemko Pekanbaru jangan hanya mementingkan nilai ekonomisnya saja, tapi bagaimana mendukung Pemkab Siak. Apalagi Pemda Siak punya niat baik terkait DAS Siak, termasuk abrasi yang cukup parah. "Jadi, jika bukan tugas dan kepentingan dari Wako dan DPRD Kota Pekanbaru, hendaknya mereka jangan memprovokatori," tandasnya. (rm54)

0 Comments:
Post a Comment
<< Home